cindy10's blog

Just another weblog

Cerita Inspirasi II

September15

Cindy / F24100100 / Laskar 13

Cerita Inspirasi 2

Saya senang sekali memasak, terutama membuat dan menghias kue-kue menjadi cantik dan sedap dipandang mata. Suatu hari, saya sedang membuat kue keju yang membutuhkan putih telur kocok, dan khusus bagian mengocok putih telur, Ibu saya tidak mau membantu dan menyuruh saya untuk mencoba melakukannya sendiri. Menurut beliau ada satu hal yang akan beliau beritahu setelah saya selesai mengocok putih telur tersebut.

Saya pun mulai menyalakan mixer dan mengocok putih telur dengan kecepatan tinggi dan Ibu hanya tertawa melihat saya. Tidak sampai 1 menit, putih telur itu sudah kaku seperti busa sabun dan terlihat kering serta pucat. Ketika saya hendak menuang adonan busa putih telur tersebut, saya tersadar bahwa bagian bawah putih telur tersebut sudah mencair kembali. Betapa kagetnya saya melihat hal itu terjadi.

Puas melihat muka kaget saya, Ibu pun mendekati saya dan menyuruh saya untuk mengocok putih telur yang baru, namun dengan kecepatan bertahap, yaitu rendah-sedang-tinggi. Putih telur tersebut kaku setelah kurang lebih 5 menit kemudian. Warnanya putih dan creamy, tidak pucat seperti yang pertama dan terlihat sangat lembut. Saya yang belajar dari kesalahan pun ingin segera menuangkan busa tersebut ke dalam cetakan agar tidak mencair lagi, namun saya dicegah oleh Ibu. Ibu berkata bahwa putih telur yang dikocok perlahan-lahan seperti ini tidak akan cepat mencair seperti putih telur yang langsung dikocok dengan kecepatan tinggi. Setelah 1 jam, saya dan Ibu memeriksa putih telur tadi dan ternyata benar saja, putih telur itu sama sekali tidak mencair.

Melihat peristiwa itu Ibu berkata kepada saya bahwa putih telur ini dapat memberikan pelajaran kepada saya, bahwa semua yang dilakukan secara terburu-buru tidaklah baik hasilnya. Ibu menerapkan ini pada saat mendidik anak-anaknya, beliau yakin apabila diajar dengan perlahan, anak itu akan mengembang dengan indah dan stabil, namun apabila seorang anak diajar dengan keras, ia akan berkembang secara terpaksa dan kembali ke tabiat asalnya yang tidak kita harapkan.

Pengalaman saya itu memang bukan pengalaman yang besar, hanya pengalaman kecil namun berhasil untuk menginspirasi hidup saya. Semoga melalui pengalaman ini teman-teman dapat memetik hikmah yang dapat teman-teman terapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Cerita Inspirasi I

September15

Cindy / F24100100 / Laskar 13

Cerita Inspirasi 1

Tentang Sahabat

Namanya Christian George Emor. Nama yang unik, seunik perjalanan hidupnya. Saya merasa sangat beruntung dapat dipertemukan dengan teman seperti dia. Awal pertemuan kami adalah ketika saya sedang menjalankan pelatihan dan bimbingan intensif untuk menghadapi Olimpiade Sains Nasional. Pada saat itu seorang dosen bercerita mengenai seorang anak yang sangat mengagumkan dan beliau berjanji untuk mengenalkannya kepada kami semua.

Hari yang ditunggu pun datang juga, Chris –begitu kami memanggilnya- datang ke kelas kami dengan gaya yang sangat sederhana. Awalnya saya tidak menyangka bahwa anak yang ada di hadapan saya saat itu adalah seorang juara Olimpiade Fisika yang diselenggarakan di Kroasia. Ketika kami semua selesai berjabat tangan dengan Chris, dosen kami mulai bercerita mengenai perjalanan Chris sampai ia berhasil menjadi juara Olimpiade Fisika.

Dosen kami, bapak Yohanes Surya, menuturkan bahwa awalnya beliau sempat kewalahan dengan tingkat intelektual Chris. Bukan, bukan karena ia memiliki kepintaran diatas rata-rata, melainkan karena Chris bahkan tidak lancar dalam melakukan perkalian. Bagaimana bisa seorang wakil daerah untuk Olimpiade Fisika bahkan tidak lancar dalam melakukan perkalian? Ketika itu bapak Yohanes Surya bertanya kepada Chris, “Kamu tidak mahir menyelesaikan perkalian, apa kamu yakin bisa bersaing dengan kawan-kawan dari daerah lainnya Chris?” dengan sopan Chris menjawab bahwa ia memang tidak mahir dalam menyelesaikan perkalian, tetapi ia mau untuk belajar dan memenangkan medali emas untuk Indonesia. Mendengar jawaban Chris yang penuh semangat, bapak Yohanes Surya pun terkejut dan memutuskan untuk ‘memoles’ Chris agar tidak tertinggal dari kawan-kawan lainnya.

Bulan demi bulan berlalu sampai Chris berhasil menggondol medali emas dari Kroasia. Sebuah kemenangan tak terduga dari seorang pemuda sederhana kelahiran Sulawesi Utara.  Kemenangan Chris saat itu membuka mata banyak pihak, bahwa kemampuan anak-anak di daerah tertinggal tidak dapat dipandang sebelah mata.

Mungkin sekarang berita kemenangan Chris sudah berlalu, namun bagi saya, ia tetaplah sosok yang sangat inspiratif. Setiap kali saya merasa bahwa saya tidak dapat melakukan sesuatu atau ketika saya merasa rendah diri, saya teringat pada Chris dan pesannya kepada kami bahwa tidak ada yang mustahil selama kita memiliki keyakinan penuh dan semangat juang tinggi.